smk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisa
smk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisasmk 3 bisa - smk 3 luar biasa - smk 3 serba bisa
11Des2025

Kegiatan PJBL 2025

SMKN 3 Kota Bekasi, pagi ini hari Kamis, 11 Desember 2025 melakukan kegiatan hasil pembelajaran berbasis produk (Product-Based Learning/Production-Based Learning) dimana dibuka dan dikomandoi oleh bapak Subandri, M.Pd. serta disahkan kegiatan ini oleh bapak kepala sekolah Drs. Bambang Nurcahyo.

Bapak Subandri, M.Pd. menuturkan Alhamdulillah banyak respon positif akan kegiatan ini yang dirasakan oleh guru dan peserta didik karena kegiatan ini adalah model pendidikan yang mengintegrasikan teori dan praktik langsung untuk menghasilkan produk nyata, sering kali dengan standar industri, untuk membekali peserta didik dengan keterampilan praktis dan kewirausahaan. Kegiatan ini berfokus pada proses menciptakan produk sebagai bukti pembelajaran yang cocok untuk SMKN 3 Kota Bekasi dan melibatkan peserta didik aktif dalam memecahkan masalah dunia nyata melalui pembuatan barang atau layanan yang bernilai ekonomi.

Perencanaan kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peserta didik. Dengan demikian peserta didik diharapkan akan merasa “memiliki” atas proyek tersebut. Perencanaan berisi tentang aturan main, pemilihan aktivitas yang dapat mendukung dalam menjawab pertanyaan esensial serta mengetahui alat dan bahan yang dapat digunakan untuk membantu penyelesaian kegiatan proyek.

Guru dan peserta didik secara kolaboratif menyusun jadwal aktivitas dalam menyelesaikan proyek. Aktivitas pada tahap ini antara lain membuat timeline untuk menyelesaikan proyek, membuat deadline penyelesaian proyek, membimbing peserta didik membuat cara yang sesuai dan berhubungan dengan proyek dan meminta peserta didik untuk membuat penjelasan (alasan) tentang pemilihan suatu cara. Memonitor perkembangan kegiatan proyek (monitor the students and the progress of the project)

Guru bertanggungjawab untuk melakukan monitor terhadap aktvitas peserta didik selama menyelesaikan proyek. Monitoring dilakukan oleh guru sebagai mentor. Agar mempermudah proses monitoring dibuat sebuah rubrik yang berupa kartu kendali.

Akhir kata semoga SMKN 3 Kota Bekasi bisa memberikan lulusan yang memiliki jiwa berwirausaha dan berkarakter Tangguh menghadapi tantangan jaman di depan mereka.

Untuk dokumentasi kegiatan bisa langsung dilihat di halaman galeri web.

Sumber : Bapak Subandri, M.Pd.

Dibaca 232x
Lainnya

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.