Rapat Kenaikan Kelas X dan XI

Rapat kenaikan kelas adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh wali kelas dan dewan guru di sekolah. Karena beban tugas yang disandangkan kepada wali kelas selama 1 tahun akan dipertaruhkan dihadapan rapat dewan guru. Warga sekolah akan bisa mengevaluasi sejauh mana ketercapaian pembelajaran, apakah sudah tuntas atau masih jauh panggang dari api. Kriteria kenaikan kelas yang menjadi acuan peserta didik naik atau tinggal kelas mungkin tidak lagi menjadi alat paling ideal di masa pandemi covid-19. Sesuai dengan keadaan wabah corona yang terjadi hari ini, masih ada pertimbangan karakter peserta didik sebagai penyokong.

SMK Negeri 3 Kota Bekasi telah melaksanakan rapat kenaikan kelas pada hari Kamis, 17 Juni 2021 secara luring sesuai protokol kesehatan yaitu memakai masker dan cuci tangan.

Pada rapat kenaikan kelas dihadiri hampir seratus persen dewan guru. Dimulai dari pengarahan oleh pimpinan rapat Kepala SMK Negeri 3 Kota Bekasi Drs. Boan, M.Pd menyampaikan rapat kenaikan kelas adalah kegiatan terakhir dari proses penentuan nasib siswa kelas X dan XI di masa pandemi. Ditangan bapak/ibu nasib peserta didik ditentukan, apakah naik atau tinggal kelas. Sesuaikanlah dengan kriteria kenaikan kelas yang ada saat ini, yaitu masa covid 19. Dan berbijak-bijaklah dalam menentukan peserta didik tinggal kelas, siapkan administrasi yang lengkap baik penilaian maupun kehadirannya agar tidak terjadi masalah dikemudian hari.