Manis panas si kue DONGKAL

Siapa yang tak kenal dengan kue yang satu ini ? Ya kue Dongkal yang disukai anak-anak hingga lansia. Rasanya yang manis, enak, legit serta mengenyangkan mampu dijadikan jajanan sekaligus mengganjal rasa lapar terutama jika kondisi cuaca dingin setelah turun hujan sangat pas kue Dongkal menjadi teman minum teh di sore hari.

Kue Dongkal adalah makanan khas Betawi yang dijual di seluruh daerah di Jawa Barat, mudah dalam mencarinya karena umumnya dijual di pinggir-pinggir jalan atau di pasar tradisional. Untuk membelinyapun terjangkau harganya yakni Rp 10.000/dus ukuran kecil dan Rp 15.000/dus ukuran sedang. Selain itu cara pembuatanyapun tidak begitu sulit hanya saja perlu teknik yang pas dalam mengatur campuran air dengan beras yang sudah dijadikan tepung tersebut. Jika terlalu banyak air maka hasilnya akan menyatu dan padat sera kurang lembut bila di makan. Namun jika air yang digunakan kurang atau terlalu sedikit, maka adonan menjadi sulit bersatu  dan akan berhamburan terpisah-pisah. Butuh jam terbang dan keahlian memperkirakan takaran air yang pas dalam proses pembuatannya.

Mengapa disebut kue Dongkal ? Menurut cerita yang beredar di masyarakat, nama dongkal berasal dari cara pengirisan kue yang dicongkel dengan centong. Pada awalnya, dongkal dibuat dari tepung gaplek dan camilan ini sudah diperkenalkan sejak tahun 1940 dan terkenal sebagai menu sarapan. Lambat laun kue ini berubah bahan dasarnya menggunakan beras yang dihaluskan hingga menjadi tepung. Dan penyajiannya tidak hanya untuk sarapan saja, bisa dijadikan cemilan kapanpun dimanapun dan dapat dimakan oleh siapapun.

Berikut adalah nilai gizi dari kue dongkal, Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 40 gram dongkal, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %. Dongkal adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Dongkal mengandung energi sebesar 7 kilokalori, protein 1,3 gram, karbohidrat 15,8 gram, lemak 0,9 gram, kalsium 0,01 miligram, fosfor 0 miligram, dan zat besi 0,2 miligram.  Selain itu di dalam Dodongkal juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 0 miligram.

 

Di tulis oleh
Amitania Ibmianur
Guru Produktif Tata Boga
SMK Negeri 3 Kota Bekasi

 

Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-dodongkal-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html#.Y6lftnZBzIU